Selasa, 03 November 2009

Secangkir kopi panas di dini hari

Jam 4 kurang lima saya dibanguni , karena ada pasien yang deman. Setelah siap periksaandan pengobatan kesal juga hatiku , deman udah 3 hari kok tega amat berobat jam 4 dini hari bok tunggu 3 jam lagi kan udah jam 7 biar saya bia nyenyak tidur sejenak lagi di dini hari yang sejuk

Sangkin ...kesalnya , saya buatkan secankir kopi panas, sambil bakar roti di toaster, lalu browsing ke FN, udah lama tidak ku kunjungi situs yang satu ini, lalu saya melihat ke gallery foto yang saya up load pertama.

Menruskan keterunan (http://www.fotografer.net/isi/galeri/lihat.php?id=152046) ini foto yang saya up load pertama di FN tertanggal 08 Maret 2005 18:43:35 dan saya terdaftar di FN 30 Mei 2004 03:40:51

Ku angkat kopi panasku kuserup sedikit sambil sandar ke sandaran kursi, pikiranku menerawang ke masa sewaktu SMA , dimana kegemaran saya berfoto dimulai, setelah saya kuliah terhambat dengan biaya (saya lebih utamakan kuliah dari pada hobby fotoku) maka untuk sementara saya tinggalkan dunia fotografi.

Setelah saya tamat kuliah dan sudah mulai mencari duit , saya kembali tekunin kegemaran saya ini.Tapi kali ini saya mulai dengan camera digital Canon A5 dan diteruskan dengan Canon S40 dan DSLR Canon EOS 300D. selama ini saya hanya belajar sendiri mencari buku buku dan search di internet dan selalu tanya kepada teman teman saya

Terhitung mulai tahun 2004 , dan bersamaan saya gabung di FN saya kembali tekuni fotografi, saya selalau search member di FN mencari teman teman yang sekota dengan saya. Dimana saya pertama temuin Bang Andi Lubis dan ku PM minta bersahabat , tapi tak ada responesnya, dan akhirnya ketemu Upie , M Amier , Andy Thamrin dan Philips serta Leo mulainya kami adakan kontak dan Tepat tgl 8 Desember 2005 kami adakan sebuah hunting FN061 – Street hunting perdana yang dikuti Peter Cahnadra , Upie , Andi Thamrin , M Amier ,Philips Leo dan Indra (http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=289564 )


Saya terkejut dengan suara toasterku yang melompatkan roti yang sedang saya panggang , setelah kuberikan margarine dan kismis ku kunyah roti bakar itu

Minggu tgl 15 Januari 2006 kembali kami adakan hunting berikutnya FN061 Medan model hunting (II) HOOOOOOOOTTTT (http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=304075)
Dan dikut beberapa hunting berikut dengan bertambah teman teman hunting kegembiran dari hobby saya terwujud.

Akhirnya dengan kesepakatan bersama , di Garuda plaza Hotel terbentuklah MP Club yang diketuai oleh bang Andi lubis

Sebelum terbentuknya MP Club saya pernah di tanyain oleh bang Andi lubis, mengapa pak Peter koq sibuk dan ngebet sekali membentuk club foto

Saya jawab Karena saya melihat rumput baru di dunia fotografi medan mulai berkembang , mengapa tidak kita arahkan mereka supaya tidak liar berkembang. Bagi saya tak ada ambisi apa apa lagi , seandainyapun saya bisa hebat umur saya udah 50 an, paling lama 3 tahun saya bisa mememang kamera dengan baik. Hanya saya ingin mengisi hari tua saya dengan kegembiraan dari hobby saya , dimana anak anak muda itu bisa mengajak saya berhunting ria supaya saya tak suntuk di hari tua

Ku serup kopiku yang masih hangat

Tiada pesta yang tak usai, MP club akhirnya saya usaikan didalam catatan hidupku karena kegembiraan yang saya harapkan tidak kutemu lagi , dan saya tetap bergabung dengan MP club sebagai simpatisan ,


Akhirnya atas ajak kan teman teman saya diajak kembali membentuk club, pertamannya saya tidak setuju saya lebih suka membentuk komunitas, dimana anda datang dan pergi sesuka hatimu , Akhirnya terbentu juga Toba photographer club, dan saya di daulat menjadi ketua.

Kugigit rotinya yang terakhir sambil kuserup lagi kopi yang mulai dingin

Semenjak akhir 2008, oleh karena ada gangguan di kerjaaan saya , sehingga saya lebih memusakkan perhatian saya di kerjaan saya demi ngepulnya dapurku , saya kehilangan waktu, dengan berat hati saya harus mengundur diri dari TPC supaya bisa berkembang lebih baik dibawa pengurusan yang baru dan punya waktu.

Saya nyerup sisa kopi yang trakhir, ku rebahkan diriku di sandaran kursi sambil pikiranku menarawang tak terkendali

………….. sebenarnya tujuan utama saya di dun ia fotografi hanya kepingin mencari teman , bersahabat dan bergembira bersama, tapi anehnya selama perjalan saya di kota medan, di dunia fotografi hanya memberikan persahatan yang semu dan kegembira yang sesaat aja.

Sekali saya menghadir pameran foto di Singapore , kebetulan yang pameran foto itu Mr Tan Lip Seng, begitu banyal fotografer yang tua hadir disana , mereka bercemkrama riang , sesekali sambil nostalgia ke masa lalu , persahabat yang dibina di dunia fotografi kelihatan begitu suci dan tanpa ada embel embel apa apa , kebencian , persaingan dan rasa super diri sendiri. Saya terharu melihatannya

dan lagi saya lihat foto Mas kristupa bersama Tung Tong singapore di Chilli padi restaurant begitu akrab , saya merasa hampa mengapa anak medan tak bisa mirip kayak mereka……………………………………………………………………..



akhirnya saya terlelap juga, walaupun pikiran saya masih berkecamuk dan galau


Mungkin saatnya saya harus mengucapkan selamat tinggal dunia fotografi ( medan)……………..

1 komentar:

  1. sedih sekali saya bacanya pak,hal ini juga yg buat saya menjauh dari komunitas foto di medan..padahal awalnya saya begitu bersemangat . Andaikan TPC masih seperti dulu ..:(

    BalasHapus

Pengikut